Gubernur DIY Melantik Kepala BPKP DIY

Tanggal Rilis :
Kamis, 28 Desember 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Fotografer :
alh
Lokasi :
Bangsal Kepatihan

YOGYAKARTA.(28/12/2017) jogjaprov.go.id - Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) DIY digelar pada Kamis (28/12) di Bangsal Kepatihan.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X  melantik Slamet Tulus Wahyana, Ak.,M.Ak. sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan DIY, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Tengah di Palu. Pelantikan ini berdasarkan keputusan kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan,Nomor: KEP-322/K/SU/2017.

Dalam sambutannya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan, harapannya kepada pejabat baru dapat melanjutkan langkah-langkah yang sudah dijalankan itu sesuai Visi BPKP sebagai:” Katalisator Pembaharuan Manajemen Pemerintah melalui Pengawasan Profesional”.

Harapan kedepan bahwa Visi BPKP menuntut dilakukannya perubahan paradigma baru,  tidak sekadar fungsi atestasi atau pengedahan ke fungsi quality assurance, tidak hanya untuk fungsi auditing saja,tetapi juga jasa pelayanan konsultasi, asistensi, edukasi, dan evaluasi manajemen pemerintah, dengan mengacu pada tiga pilar good governance: transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik.

 Sri Sultan Hamengku Buwono X juga berpesan kepada BPKP dapat membantu Pemerintah Daerah dalam mewujudkan good governance, melalui perbaikan teknik pengawasan dan pemerintah, ujar Gubernur DIY.

 Selanjutnya, Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Jabatan oleh pejabat lama Dra. Titut Ratih Kusumo kepada pejabat baru Slamet Tulus Wahyana,Ak.,M.Ak. disaksikan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X serta para saksi Ir. Hananto Hadi Purnomo,M.Sc dan Hendar Susilowati, SH.(put)

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN