Kesiapan UKM Kulonprogo Sambut NYIA 2019

Tanggal Rilis :
Kamis, 20 April 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Fotografer :
Ipung
Lokasi :
Karangwuluh,Temon Kulonprogo

WATES (20/04/2017)jogjaprov.go.id. –  Di Kota Yogyakarta Brownis Ketela, Di Gunungkidul ada Mie Moka Ketela di Kulonprgo terdapat Stik Growol Ketela yang diproduksi UKM perorangan namun telah mulai merambah  di Toko-toko Modern Jakarta, Medan dan Surabaya bahkan mulai ditawarkan di Swalayan Mustofa di Singapura dan Penang Malaysia.

Dibuatnya Stik Growol yang dimulai bulan Maret 2016 itu menurut pengolah pertamanya yaitu Sri Puji Astuti berawal dari kepriahatinnya makanan khas Kulonprogo yang berupa Growol yang telah turun temurun diwariskan pendahulunya di Kulonprogo dan lendah kadar gulanya ini semakin ditinggalkan penggemarnya karena aromanya serta bahan baku Ketela Pohong yang meimpah dan dijual dipasar sangat murah. Berangkat dari situlah Sri Puji Astuti mulai tertarik  mengolah  Growol dari bahan baku ketela pohong(singkong)  di olah menjadi stik  dengan berbagai cita rasa seperti rasa  original, rasa bawang, rasa pedas, rasa  stroberi, rasa keju dan rasa barbeque.

Harga singkong di pasar  di Kulonprogo hanya Rp.1.500,- setelah diolah menjadi growol harganya dalam bentuk umpakan ( satu kotak) harga hanya Rp.25.000,- namun dengan ditambah beberapa bahan tambahan dan sentuhan tekhnologi menjadi Stik bisa menjadi  4 kali lipat atau Stik  Rp.50.000,-/kg. Adapun tambahan bahan yang digunakan adalah tepung terigu,maizena, mentega, serta bumbu-bumbu sesuai dengan selera yang diinginkan.

Khusus untuk pemasaran produknya ke Negara-negara ASEAN menurut Bu  Sri panggilan akrabnya dari segi kualitas produk tidak kalah dengan  Negara-negara tersebut, hanya saja kita masih kalah dari segi pengemasannya saja. “Sama-sama kemasannya menggunakan plastic disana telah ada rongga udara yang melindungi kualitas produk tersebut. Namun kemasan kita belum  bisa mengemas demikian dan sudah  saya coba mencarinya belum ada di Indonesia “ tandasnya.

Ditanya di tanah air Stik growol dipasarkankan dimana saja dan harganya berapa? Sri Puji Astuti menambahkan bahwa selain dipasarkan di Tomira di Kulonprogo, di Yogykarta,Jakarta, Surabaya, Medan , Banjarmasin. Untuk harga rata-rata per kemasan hanya Rp.10.000,-

Disinggung  kendala apa yang dihadapi UKM ini selama ini. Dia  lebih lanjut mengatakan bahwa kendala yang dihadapi adalah peralatan  yang dimiliki masih sangat tradisional, sehingga kami membutuhkan peralatan yang lebih modern baik untuk pengolahan  produksi maupun untuk pengemasan produk agar dapat bersaing di luar negeri.

Stik growol ini bisa dibeli di alamat RT.05.RW.3 Karangwuluh Lor, Desa Karangwuluh , Temon,Kabupaten Kulon Progo atau di Showroom penjualan di  Jln.Wates-Purworejo.KM.7 Kedundang Temon Kulon Progo.

Harapan  Sri Puji Astuti terhadap produk yang dibuatnya mampu menmbus tidak hanya di pasar nasional, tetapi  pasar ASEAN bahkan Internasional, apalagi Bandara NYIA jadi  nantinya menjadi  oleh-oleh khas Kulonprogo yang bisa dibawa kemana saja

Harapan besar ini disampaikan kepada reporter  jogjaprov.go.id disela-sela menerima kunjungan Perstour Wartawan Dalam Daerah selasa siang 1(8/4) (krn)

HUMAS DIY

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN