Nitilaku UGM : Simbol Kebersamaan Kraton, Kampus dan Kampung

Tanggal Rilis :
Minggu, 17 Desember 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Fotografer :
alh
Lokasi :
Alun-alun Lor Yogyakarta

YOGYAKARTA (17/12/2017) jogjaprov.go.id - Beberapa tokoh penting di Indonesia antara lain: Retno Marsudi, Budi Karya Sumadi, Basoeki Hadimoeljono, Pratikno, Sri Adiningsih, Ganjar Pranowo dan Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku tuan rumah tampak hadir di Pagelaran Kraton Yogyakarta pagi ini, Minggu (17/12).

Mereka bersama segenap alumni UGM yang hadir dari bebagai daerah di Indonesia sejenak berkumpul dan mengenang kembali masa-masa perjuangan UGM pada saat berdirinya dalam acara Nitilaku Perguruan Kebangsaan 2017.

Nitilaku dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis UGM ke-68 dan Dies Natalis ke-59 Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada. Mengawali acara dengan bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Gajah Mada, mampu membangkitkan kembali jiwa korsa para alumni kampus biru ini.

Gubernur DIY yang juga merupakan salah satu alumnus UGM menyampaikan bahwa nitilaku ini merupakan peristiwa penting. "Kita dibesarkan menjadi seperti ini karena Kagama. Dies Natalis mengingatkan kita untuk berbuat sesuatu untuk negara", ujarnya.

Sementara, Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono menjelaskan bahwa nitilaku merupakan agenda rutin yang dilaksanakan menjelang dies natalis, untuk mengenang dan berterima kasih pada kraton karena pada awal berdirinya UGM, Sultan HB IX telah meminjamkan tempat ini untuk perkuliahan. Dan dalam perjalanannya UGM telah menghasilkan tokoh-tokoh untuk negara ini dan akan terus berusaha mencetak SDM berkualitas. Dikatakannya pula bahwa nitilaku merupakan simbol kebersamaan antara kampus, kraton dan kampung.

Ganjar Pranowo sebagai Ketua PP Kagama menyebutkan bahwa sebagai simbol kebersamaan antara kraton, kampus dan kampung maka para alumni UGM didorong untuk mampu menyelesaikan permasalahan yang ada.

Usai doa yang dipimpin oleh Ustadz Wijayanto, dengan didampingi oleh para tokoh yang hadir, Gubernur DIY memberangkatkan secara resmi rombongan peserta nitilaku. Rute yang dilalui adalah Pagelaran Kraton - Jl Malioboro - Jl Margoutomo - Tugu - Jl Jend Sudirman - Jl Cik Ditiro belok kiri menuju Jl Persatuan dan berakhir di Balairung UGM.

HUMAS DIY.

 

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN