Raker TKPKD DIY Dipimpin Oleh Wagub DIY

Tanggal Rilis :
Rabu, 20 September 2017
Penulis Artikel :
Sukarmi
Fotografer :
Nasuha
Lokasi :
Dalem Ageng Kepatihan Yogyakarta

YOGYAKARTA (20/9/2017) – jogjaprov.go.id – Rapat Kerja TKPKD Daerah Istimewa Yogyakarta yang dilaksanakan pada (19/9) berlokasi di nDalem Ageng, komplek Kepatihan, Yogyakarta membahas tentang capaian, kendala, progress, serta tindak lanjut program penanggulangan kemiskinan yang ada DIY.

Rapat ini dihadiri oleh Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, selaku Ketua TKPKD DIY. Selain itu rapat kerja ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah DIY selaku Wakil Ketua TKPKD, Kepala BPPM DIY selaku Wakil Sekretaris, Drs. Sulistiyo, SH.CN.M.Si (Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda DIY) selaku Ketua Program Penanggulangan Kemiskinan berbasis Pemberdayaan Masyarakat TKPKD, Nelly Tristiyana, S.Kep, (Kepala Bidang Pengembangan Partisipasi Perempuan BPPM) selaku Wakil Ketua Program Penanggulangan Kemiskinan berbasis Pemberdayaan Masyarakat TKPKD, Drs. Tri Saktiyana, M.si, (Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIY) selaku Wakil Ketua Program Penanggulangan Kemiskinan berbasis Pemberdayaan Usaha Ekonomi, Mikro dan Kecil TKPKD dan beberapa pejabat lainnya yang terlibat dalam TKPKD DIY.

Rapat Kerja TKPKD DIY ini membahas tentang program, kendala/permasalahan, penanggulangan kemiskinan serta bentuk tindak lanjut program dari :

1. Kelompok Program Penanggulangan Kemiskinan berbasis Pemberdayaan Masyarakat, 

2. Kelompok Program Penanggulangan Kemiskinan berbasis Pemberdayaan Usaha Ekonomi, Mikro dan Kecil, 

3. kelompok Program Bantuan Sosial berbasis Keluarga

Dalam acara ini tiap-tiap perwakilan dari kabupaten yang ada di DIY juga memaparkan tentang program, kendala/permasalahan penanggulangan kemiskinan dan tindak lanjut yang dilakukan oleh masing-masing kabupaten tersebut.

Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta KGPAA Paku Alam X menyampaikan bahwa kunci penyelesaian dari permasalahan yang ada adalah pemberdayaan masyarakat. Masyarakat perlu dilibatkan serta diberi peranan dalam setiap kegiatan yang ada untuk menanggulangi kemiskinan. Beliau juga menyampaikan bahwa perlu adanya peningkatan apresiasi kepada kelompok masyarakat mandiri yang sudah ada. Hal ini dikarenakan pentingnya keterlibatan tokoh-tokoh dalam masyarakat mandiri yang dianggap mampu untuk membina kelompok masyarakat tersebut dalam menanggulangi kemiskinan yang ada. (nng/dra)

TIM HUMAS DIY.

 

 

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN