Gubernur Terima Kunjungan Panitia Hari Nyepi DIY

Tanggal Rilis :
Kamis, 08 Februari 2018
Penulis Artikel :
Humas
Fotografer :
alh
Lokasi :
Gedhong Wilis, Kepatihan, Yogyakarta

 

YOGYAKARTA (08/02/2018) jogjaprov.go.id – Gubernur DIY menerima audiensi Panitia Hari Nyepi DIY Tahun Saka 1940 di Gedhong Wilis, Kepatihan, Danurejan, Yogyakarta pada Kamis (08/02) pagi. Dalam audiensi ini, rombongan Panitia Hari Raya Nyepi DIY mendeskripsikan rangkaian acara yang sudah dilaksanakan maupun yang masih dalam tahap persiapan.

Dengan semangat brata penyepian Tahun Saka 1940, umat Hindu Yogyakarta mengangkat tema “Kerukunan dan Kesaudaraan Sejati” diambil dari Tri Darsana. I Komang Kesuma selaku Ketua Panitia Hari Nyepi di DIY pada Tahun Saka 1940 menyampaikan kegiatan yang terbagi dalam kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Ritual keagaaman yang diawali Manggah Tirto pada 10 Maret 2017 yang akan digelar di Tugu, Merapi, Parangtritis, dan Prambanan. Berikutnya, upacara Dharma Dula akan diisi dengan ceramah untuk umat Hindu Yogyakarta pada 15 Februari di Kabupaten Sleman dan Bantul dan dilanjutkan dengan Melasti yang akan dilaksanakan di Pantai Ngobaran tanggal 01 Maret 2018 dan di Parangkusumo tanggal 11 Maret 2018. Ritual keagaaman lainnya akan dilaksanakan di Hutan Wonosidi di Gunungkidul tanggal 18 Februari dan di Gunung Merapi tanggal 4 Maret 2018. Sedangkan Tawur Agung dan Puncak Nyepi akan rencananya dilangsungkan pada tanggal 17 Maret 2018 di Prambanan.

Selain itu, agenda sosial kemasyarakatan juga akan dilaksanakan. Pertama, sarasehan pada 17 Februari 2018 yang mengundang tokoh-tokoh agama untuk menjalin kerukunan antar umat beragama. Kedua, Bakti Sosial seperti membagi sembako, mengadakan pelatihan kewirausahaan, donor darah, jalan sehat, pengobatan massal. Ketiga, Pawai Budaya di sepanjang Malioboro mengundang pegiat budaya pada 10 Maret 2018.

Sebagai kegiatan keagamaan, Sri Sultan HB X mengimbau kegiatan Hari Nyepi Tahun Saka 1940 di DIY ini untuk menjaga dan menjadikan aktivitas acara umat Hindu bisa semakin berkualitas. “Arahan dari saya agar bagaimana aktivitas umat Hindu ini bisa makin berkualitas karena tantangannya memang beda, juga kehidupan yang berbeda.”

Sultan juga menyampaikan untuk menjaga koordinasi dengan pihak-pihak yang berkepentingan untuk menjaga kelancaran acara yang sudah disusun dan kegiatan keagamaan umat Hindu berjalan aman. (rk)

 

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN