Wakil Gubernur DIY Terima Audiensi DPW Inkalindo

Tanggal Rilis :
Minggu, 04 Februari 2018
Penulis Artikel :
Humas
Fotografer :
ade
Lokasi :
Gedhong Pare Anom

YOGYAKARTA (03/02/2018) jogjaprov.go.id –  Lingkungan hidup menjadi salah satu isu penting dan yang menjadikan kompleksitas permasalahan di muka bumi ini. Disitulah INKALINDO (Ikatan Pengkaji Lingkungan Hidup Indonesia) hadir. Sejumlah kepengurusan Dewan Pengurus Pusat (DPP) dan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Inkalindo Yogyakarta berkunjung sekaligus audiensi dengan KGPAA Paku Alam X di ruang kerjanya di Gedhong Pare Anom, Kepatihan, Yogyakarta (02/02).

Dra. Harnowati sebagai Ketua DPW Inkalindo Yogyakarta, membuka audiensi dan menyampaikan maksud kedatangannya yang ingin meminta arahan sebagai bahan penyempurnaan organisasi INKALINDO yang sudah tersebar ke dalam 26 wilayah di Indonesia. Sebagai lembaga formal, INKALINDO menjadi asosiasi profesi Pengkaji Lingkungan Hidup yang terus mengukuhkan pada penguatan kelembagaan. 

Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Pusat INKALINDO, Poerna Srioetari, S.Si, M.Si menyampaikan visi dan misinya untuk tahun 2018 bisa lebih berperan, lebih intensif, dan lebih sustain. Melalui pengabdian masyarakat, kompetensi kegiatan, inisiasi penanganan banjir, dan sertifikasi profesi bidang lingkungan hidup diharapkan mampu dirasakan secara langsung manfaatnya bagi masyarakat ataupun institusi resmi.

Gagasan yang disampaikan menurut Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X lebih pada pokok bagaimana untuk sasaran institusi resmi ada pada memenuhi standarisasi. Wakil Gubernur DIY juga menggarisbawahi pada pengabdian masyarakat perlu diingat bahwa faktor pembentuknya sepenuhnya pada pelayanan. “Hal yang terpenting adalah mengedukasi warga dan bagaimana membuat investasi intelektual. Dengan seperti itu Inkalindo lebih mudah tugasnya. Terpenting dari awal sudah ada penyiapan komponen dan parameter sudah ada.”, ungkap Wakil Gubernur DIY.  

Kesadaran masyarakat menjadi penting dalam isu lingkungan hidup. Aksi masyarakat menjadi komponen keberhasilan suatu program. “Itulah kenapa, lebih baik mengadakan pelatihan petani yang berhasil 2 orang dari pada tidak sama sekali. Itu lebih real dan sustain sekaligus bisa menjadi penggerak petani yang lain. Berarti ini ada kontribusi yang konkrit”, Imbuh Paku Alam X. 

Seusai audiensi DPW Inkalindo Yogyakarta berkomitmen untuk membuat pedoman dan juga mengkaji khususnya untuk pemerintah dan masyarakat. Program lain seperti pengabdian masyarakat dan kerjasama dengan berbagai lembaga akan terus berlangsung. Tak lupa Poerna Srioetari, S.Si, M.Si selaku Ketua Inkalindo Pusat menutup bincang audiensi ini akan kembali merumuskan dan menyinkronkan dengan program yang sudah disusun, kemudian akan diimplementasikan. 

 

 

 

 

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN