Gubernur DIY Beri Arahan Program RPJMD Pemda DIY

Tanggal Rilis :
Kamis, 21 Desember 2017
Penulis Artikel :
Humas
Fotografer :
alh
Lokasi :
Gedhong Pracimasana, Kepatihan

YOGYAKARTA (21/12/2017) jogjaprov.go.id – Pemda DIY kini sedang menyusun RPJMD untuk periode 2017-2022 sebagai wujud penjabaran dari Visi dan Misi Gubernur DIY “Menyongsong Abad Samudera Hindia Untuk Kemuliaan Martabat Manusia Jogja”. Terkait dengan hal tersebut, maka hari ini, Kamis (21/12) di Gedhong Pracimosono Kompleks Kepatihan Yogyakarta berlangsung Rapat Internalisasi Visi Misi Gubernur DIY 2017-2022 dengan dihadiri langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Sekda DIY Ir. Gatot Saptadi, Kepala Bappeda DIY Drs Tavip Agus Rayanto serta Kepala DPPKA DIY Drs Bambang Wisnu Handoyo dan dihadiri oleh segenap Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemda DIY dan Wakil Bupati/Walikota se-DIY.

Dalam kesempatan ini, Gubernur DIY menyoroti beberapa hal. Antara lain perlunya jajaran pimpinan OPD untuk dapat memahami RPJMD untuk kemudian menciptakan kreativitas dan inovasi dalam menjalankan program kegiatan yang bersifat wajib dan pilihan baik itu bersumber dari APBD maupun Danais.

Jiwa Entrepreurship juga perlu ditumbuhkan sehingga program kegiatan OPD yang dijalankan tidak sekadar menjadi sesuatu yang bersifat rutin tetapi juga dapat menciptakan pertumbuhan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perbaikan dalam pelayanan publik.

Maka sudah selayaknya jajaran pimpinan OPD harus belajar untuk memiliki jiwa dan pemikiran selayaknya seorang entrepreneur. Sehingga tercipta value added dari program kegiatan yang dilaksanakan oleh OPD. Paradigma “Ngeten Mawon Sampun Cukup” sudah tidak lagi relevan di era yang segala sesuatunya harus dapat diukur secara kualitatif.

"Jadi seharusnya persoalan-persoalan yang masih dihadapi oleh DIY, misalnya kemiskinan sudah bukan lagi hanya urusan Bappeda DIY namun instansi lain juga turut dapat memberikan kontribusi", ucap Ngarso Dalem.

Dikatakannya pula bahwa APBD DIY tidak akan pernah cukup untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jogja karena APBD hanya merupakan stimulus untuk dapat tumbuh dan mandiri. Oleh karena itu ke depan, menjadi hal penting bagi OPD dan Bappeda DIY untuk dapat lebih mendukung nilai-nilai yang terkandung dalam Visi Misi Gubernur 2017-2022.

Selain itu Gubernur DIY juga menyoroti investasi yang masuk ke DIY. Menurutnya kemudahan dalam perijinan harus diikuti oleh aplikasi di lapangan sehingga investasi yang masuk benar-benar dapat berkontribusi dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi di DIY.

Di akhir sesi dialog, Gubernur mengingatkan bahwa dengan akan dioperasionalkannya NYIA di tahun 2019, instansi terkait diharapkan dapat bekerja sama agar keberadaan bandara yang baru dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi di DIY dengan melakukan beberapa upaya misalnya mendorong agar UMKM DIY dapat memperoleh tempat yang strategis untuk mendisplay produk mereka dan menyiapkan tenaga kerja yang memenuhi kualifikasi.

 

KOMENTAR

Belum ada komentar dalam artikel ini

Anda Harus Login untuk memberikan komentar

LOGIN USER | DAFTAR BARU

Pembaca dapat mengirimkan komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar bukan merupakan pandangan, pendapat ataupun kebijakan Pemerintah Daerah DIY dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Pembaca dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA. Pemerintah Daerah DIY akan menimbang setiap laporan yang masuk dan dapat memutuskan untuk tetap menayangkan atau menghapus komentar tersebut.

FILTER & PENCARIAN